Present

“..Yesterday is a history, tomorrow is a mystery. But today is a gift, that is why they call it present..”      - Master Oogway -

Kung Fu Panda. Pernah nonton?

Saya jatuh cinta setengah mati dengan filem animasi ini dan karena rasa cinta ini pula saya yakin jikalau keping DVD-nya mampu berbicara, dia tentu sudah berteriak minta ampun karena sering diputar. Cerita yang sangat mudah dicerna, tokoh-tokoh yang memiliki karakter sangat kuat dan yang terpenting: sarat akan makna positif. Ya, diantara begitu banyak tayangan (terutama tayangan lokal) yang bisa dibilang ‘kurang’ bermakna positif (malah banyak negatifnya. Sorry to say!) akhir-akhir ini, Kung Fu Panda adalah salah satu rekomendasi terbaik yang selalu saya tawarkan kepada siapapun terutama kepada anak saya, Keenan Avalokita.

Kutipan diawal tulisansaya kali ini adalah kutipan dari dialog yang terjadi antara
Po, si panda dan Master Oogway, sang guru utama yang secara ‘tidak sengaja’ memilih Po sebagai ‘The Dragon Warrior’ (Ksatria Naga) dalam sebuah kompetisi bela diri yang diadakan di sebuah desa bernama The Valley of Peace. Dan kata-kata dalam dialog ini selalu menjadi ‘mantra emas’ yang selalu saya ucapkan dalam hati.

Mengapa? Karena saya sangat setuju dengan
Master Oogway. Saya sepatutnya berkonsentrasi pada masa sekarang. Masa lalu adalah pelajaran berharga. Yang telah terjadi, terjadilah. Petik maknanya. Saya telah menjadikan semua pengalaman saya di masa lalu sebagai bekal saya untuk secara sadar dan sabar menjalani kehidupan saya di masa sekarang. Jangan TAKUT menghadapi masa yang akan datang karena apapun itu, belum terjadi. Masa depan akan selalu penuh dengan tanda tanya. Dan terjadi atau tidaknya sesuatu itu (termasuk apapun yang saya takutkan akan terjadi di masa depan) adalah tergantung dari apa yang saya buat dan kerjakan di masa sekarang. Cerahnya masa depan saya tergantung seberapa ‘cerah’-nya saya di masa sekarang ini.

That's it. There are no secret ingredients. The Dragon Scroll has been opened already.

Bagaimana? Setuju dengan
Master Oogway? :)

Semoga semua mahluk berbahagia.

Terima kasih semesta untuk perjalanan hari ini.


21 comments:

Lista said...

setuju =D

lam kenal =)

Bubble-pinkz said...

Gua jg suka banget ama kungfu panda... apalagi pandanya itu loh... lucuuuuuuuuuuu banget... pengen ditendang pantatnya... hahahahaha....

Setuju banget ama ungkapannya... Anggap aja masa lalu itu sejarah hidup kita dan masa depan itu misteri yg kita ga akan pernah tau... sekarang saatnya kita mikirin masa sekarang... karena yg kita jalanin kan yg sekarang......

Blog Cantik said...

Thanx atas 'mantra emas'nya..! Kadang tidak sadar kalau hari ini adalah hadiah.., soalnya dikemas rapi oleh lapisan kertas tugas..!

Hendri said...

"Yang sudah berlalu" jangan dicari
"Yang akan datang" jangan dinanti
"saat ini" hrs dihadapi.

Be HappY :-)

ai said...

Yupz..setuju.. ini emg film paling keren..*setelah sekian lama gw ga pernah mengagumi satu film :p*
Mantra emas yg bikin gw jadi 'PD' :D

Femmy said...

funny how we can learn something deep from an animated movie, eh? Btw, kapan keluar album atau singel barunya? Good luck in everything that you do, Marcell.

Rima's Historia said...

"There are no accidents." =)

Fahd Djibran said...

waw, kok baru nyadar ya bagian itu. hehehe aku juga suka film itu, amazing. aku suka sama Masetr Oogway dan Master Sifu. :)
Setuju juga sama Rima, "there is no accident", aku pernah nulis esai khusus tentang itu di: http://fahd-isme.blogspot.com/2008/10/kebetulan.html

salam kenal semuanya... :)

devi natalia said...

setuju. =). there's nooo secret ingredients in life..
btw, sekedar ingetin, kata2 mutiara itu awalnya datang dari Eleanor Roosevelt, master oogway mempopulerkannya kembali. hehehe

Leny said...

saya juga ngeh dengan perkataan itu.
tapi Kunfu Panda biasa2 aja menurut saya...

bilik2engeline said...

Menyadari bahwa ada yang lebih KUASA di atas kita, membuat kita selalu berusaha melakukan yang terbaik setiap harinya dalam aturanNYA. Dan pasti..'cerah' itu akan selalu mengikuti kita, karena hari kemarin yang sulit pun mampu kita senyumi...God bless you all yaa..

Thomas Arie said...

Iya, sudah nonton. Memang dialog itu kena banget sih menurut saya.

Kalau dari film animasi, saya seneng yang dari Lion King, tapi Lion King yang mana...

Ketika si monyet (dukun itu ya?) mukul kepala Simba. Simba bilang, "It hurts...". Dan si monyet bilang (kalau gak salah), "It doesn't matter, its in the past..."

Setuju juga dengan komentar yang diatas tentang "No secret ingredients in life.." :D

aprian said...

Setuju, kita gak bisa ngubah masa lalu dan masa depan, yg bisa kita ubah cuma masa sekarang. Jadi hiduplah di masa sekarang dan ... nikmati yang bisa dinikmati ;)

Success and Wisdom, said...

Ada kalahnya mendengarkan lebih baik daripada berbicara. Dengarkan dengan hati yang bersih dan tulus. Biarkan semuanya berjalan laksana angin semilir. Hidup kita yang tentukan, dan kebijaksanaan hanyalah milik orang yang lebih banyak mendengar, dibandingkan berbicara tiada arahnya. sukses selalu buat anda. Tetap dalam hidup penuh kebijaksanaan.

Namo Buddhaya,
Bodhitaruna
www.successandwisdom.blogspot.com

Adhini Amaliafitri said...

setuju!! :) ini juga salah satu film favoritku marcell. emang kata2 itu benar Master Oogway benar,

Hiduplah masa kini. Jangan terus menerus memikirkan masa lalu dan memperkirakan akan masa depan. Lihatlah apa yang ada di depan mata anda. Kenyataan di saat kita masih bisa bernafas dan berdiri.

*finally, komen jugaa di blognya marcell! hehe.. senangnya :D

nana said...

clap..clap..congratulations marcell dear on ur performance 4 livesounds in WR...u were superb+fantastic=awesome!!!2 thumbs up!glad that i've finally got the chance 2 snap a pic wit u, since i've missed d chance 2 do so when u were here last few years 4 d forces of nature concert!!(will tag it in FB..)..wish u all d best!!love ya!

Dona said...

Your inspirational...

AHEAD said...

setuju aja lahhh

Feb said...

Cara berpikir orang modern memang semakin maju dan bahkan hampir menimbulkan keniscayaan bagi orang yg hidup pada masa lalu. semakin kritis, semakin filosofis dan makin mengarah kepada pembenaran diri sendiri. Tentu bagi orang yang berpandangan konservatif kadang terasa janggal dan bertubrukan dengan norma dan kaidah yang ada. tapi pada hakikatnya manusia memang berproses, menuju sesuatu yang lebih baik.

Budi Wibowo said...

hmm..setuju nih, semuanya adalah proses sebagai manusia yang seutuhnya..menjadi manusia yang lebih baik..

So enjoy aja buat jalanin hari ini menuju esok hari..

Enjoy and be happy for it..

Salam
Budi Wibowo

MAY'S said...

saya juga suka film itu, ditonton berkali-kali juga. sayang ya, industri dan tayangan anak kita tidak banyak yang emndidik, ayo mas marcell buat sesuatu at least untuk keenan, sukur2 bisa untuk anak2 negeri

salam